Page 13 - Mumtazah
P. 13
PRESTASI 13
KIR (Karya Ilmiah Remaja)
SD Muh. Al Mujahidin
Raih Perunggu Internasional
Pada 19-22 september 2018 lalu, Mereka berinovasi menjadikan olahan pangan
Shabiha Noor Aziza dan Maqreta Surya lokal yang siap bersaing secara global.
Ningtyas telah mengikuti event IYIA
(International Young Inventors Award 2018) Wah keren ya mereka.... masih belia tetapi
di Inna Grand Bali Beach Sanur. IYIA sudah bisa meneliti dan berinovasi. Selain itu
merupakan event internasional yang diikuti sudah tanggap terhadap masalah yang ada
dari berbagai Negara, pada bulan september dilingkungan sekitar. Perlu usaha ada kerja
lalu telah diikuti peserta dari 15 Negara. Event keras untuk bisa seperti teman-teman kita
tersebut merupakan event tahunan yang di diatas. Kuncinya adalah rajin membaca, mau
selenggarakan di tempat yang berbeda di mencoba, tidak takut salah dan tidak mudah
setiap tahunya. IYIA merupakan perlombaan putus asa. Siapa lagi yang akan mengikuti jejak
tentang penelitian temuan-temuan baru dan teman-teman kita diatas?
inovasi anak-anak muda dari berbagai belahan
dunia, yang dikumpulkan dan dipertemukan (Iis Ani Safitri)
dalam kompetensi bergengsi.
Shabiha Noor Aziza (6 Brilliant) dan Maqreta
Surya Ningtyas (5 Smart) telah berhasil
mengharumkan nama sekolah dan sekaligus
nama Indonesia dalam penelitian yang
diusung yaitu “Brownies Scala (Sweet
Cassava Low Calorie) Solution healthy food
for obese people). Atas bimbingan Ustadzah
Yunita dan Ustadzah Safitri serta usaha dan
kerja keras dari Aziza dan Maqreta Surya
Ningtyas mereka berhasil memperebutkan
medali perunggu. Penelitian yang dibawakan
merupakan inovasi dari olahan pangan lokal
yang keberadaannya kurang digaungkan oleh
masyarakat Gunugkidul. Ia mampu mengubah
singkong yang hanya dimasak tiwul dan gatot
menjadi brownies yang rendah kalori sebagai
makanan sehat bagi penderita diabetes.

