Page 12 - Mumtazah
P. 12
12
diperlukan karena sebagai utusan Allah, beliau kreatif. Proses ini bertujuan untuk
harus bisa membaca karakter para sahabat dan mengajarkan anak-anak memecahkan
umatnya. Kemudian, jiwa entrepreuner yang masalah mereka, lebih kreatif dan punya
muncul adalah bahwa beliau cerdas dan berfikir inisiatif yang tinggi. Inilah salah satu modal
keras serta memiliki rasa tanggungjawab atas seorang entrepreuner yang sukses.
apa yang beliau lakukan. 3. Tingkatkan Produktivitas Ketika Belajar dan
Bekerja
Menanamkan jiwa entrepreuner memiliki Uang memang merupakan imbalan yang
manfaat yang sangat banyak. Apalagi jika hal itu akan didapatkan sebagai hasil dari
dapat ditanamkan dalam diri anak sejak dini dan produktivitas dan kreativitas anak. Namun,
saat ini. Diantaranya melahirkan karakter biasakan untuk mengajarkan pada anak
kepemimpinan (leadership), percaya diri bahwa uang tidak selalu bisa menjamin
(confident), semangat (energy), melakukan kebahagiaan anak. Sebenarnya
perubahan, optimis, kreatif, inovatif, fleksibel dan produktivitaslah yang terpenting dalam
bertanggungjawab. Beberapa karakter tersebut belajar dan bekerja, karena proses
dapat ditanamkan dalam diri anak dengan produktivitas akan memberi mereka rasa
beragam cara yang mudah mereka mengerti. kebebasan dan kemerdekaan.
Misalnya dikemas dengan liburan keluarga, 4. Jangan Remehkan Kegagalan
olahraga, bersih-bersih rumah, memasak di Belajar dari kegagalan bisa memperluas pola
dapur, outbond, membaca buku. Memilih cara pikir kreatif anak tentang bagaimana
yang menyenangkan dan edukatif maka mencapai berbagai hal yang sulit dicapai.
perlahan-lahan akan mudah tertanam dalam diri Ajarkan anak untuk siap menghadapi
anak-anak. Selain itu, kita juga harus berbagai kegagalan yang mungkin terjadi, dan
menanamkan karakter entrepreuner pada diri ajarkan untuk lebih berani menghadapi
anak-anak dengan cara: berbagai resiko.
1. Tumbuhkan Rasa Percaya Diri
Selanjutnya, tinggal bagaimana kita bisa
Berhenti untuk berpikir tentang rasa malu membimbing dan mengarahkan serta
terhadap orang lain, dan berhentilah untuk memadukan minat dan bakat mereka agar dapat
hanya berpikir tentang diri sendiri. Ajak anak berkreasi dan berinovasi sesuai dengan impian
untuk mulai berani berinteraksi dengan orang dan cita-cita mereka. Terus berusaha dan
lain, dan tampil lebih percaya diri akan bertawakal kepada Allah agar anak cucu serta
kemampuan anak. keturunan dapat menjadi generasi rabbani dan
2. Membuat Kamar Inspirasi generasi emas agama serta bangsa.
Sebagian besar ide terbaik seseorang
dihasilkan dari sebuah ruang untuk berpikir "Kemenangan yang paling besar bukanlah
karena kita tidak pernah jatuh, melainkan karena
bangkit setiap kali jatuh"
Sumber:
Hurlock, E.B.1980. edisi kelima, Psikologi
Perkembangan, Suatu Pendekatan Sepanjang
Rentang Kehidupan.Jakarta:Erlangga
Investor Daily (Slavin, R.E.,Chambers, N.M.,
Haxby, B). 2014. Membaca Membuka Pintu
Dunia.Jakrta:Pustaka pelajar

