Page 26 - Mumtazah
P. 26

26

    Keesokan harinya, Rafi membawa keranjang        kebaikannya bisa diterima baik dan memberi
    sampah ke tepi Sungai, ia memungut sampah       manfaat bagi orang banyak.Lama-kelamaan
    satu per satu. Banyak masyarakat                Sungai menjadi bersih, masyarakat pun
    memperhatikan tingkah lakunya yang aneh.        merasakan dampaknya, kini baik Warga
    Bahkan ada masyarakat yang menganggapnya        sekitar maupun dari yang jauh makin banyak
    sebagai pemulung. Namun, hal itu tidak          berwisata ke sungai ini. Masyarakat sekarang
    mengurangi niat Rafi untuk membersikan          sadar apa sebabnya laki-laki bertubuh kecil itu
    Sungai.Rafi membersihkan sungai tiap hari       tiap hari memungut sampah.Masyarakat
    dan menjadi rutinitas, tapi tiap hari sampah    daerah ini sepakat untuk tidak membuang
    dibersihkan pasti besok sampah ada lagi. Hal    sampah ke tepi sungai dan bagi siapa yang
    itu membuat Rafi tiada lelah dengan             melanggar akan diberi sanksi.
    ocehan dari temannya yang mematahkan
    semangatnya.                                    Karena takjub melihat usaha yang dilakukan
                                                    oleh Rafi, akhirnya salah satu warga
    “Percuma saja kamu membersihkan sampah,         mengusulkan kepada Pak Kepala Desa untuk
    masyarakat disini akan terus membuat            memberi penghargaan atas usaha yang
    sampah”Olok teman-teman Rafi sambil             dilakukan oleh Rafi. Karenanya kampung ini
    mentertawakannya                                bersih dan banyak dikunjungi oleh para
                                                    wisatawan, saran warga tersebut diterima baik
    “Biar saja.. kapan lagi kita mau berbuat        oleh Pak Kepala Desa. Pak Kepala Desa
    daripada membiarkannya” Sahut Rafi              memberi penghargaan kepada Rafi, berupa
    “Kamu peduli lingkungan karena ingin            piala di lapangan sekolahnya saat
    mendapatkan pujian dari banyak orang kan?”      memperingati hari pendidikan. Rafi sangat
    Sahut teman Rafi                                terkejut dan tak menyangka. Ia tidak
                                                    mengharapkan imbalan atas usahanya selama
    “Tidak, aku hanya ingin agar kampung kita       ini ia berharap supaya lingkungannya bersih
    bersih dan asri atas kesadaran sendiri” Jawab   dan terhindar dari bencana banjir, ia ikhlas
    Rafi.                                           melakukan kebaikan.Karena yang
                                                    dilakukannya merupakan anjuran dari agama
    Ketika Rafi dan temannya selesai bercakap, tak  yaitu kebersihan sebagian dari iman.
    sengaja temannya mendengar pembicaraan
    antar sesama warga yang lain.Sungai ini lebih
    bersih, daripada sebelumnya. Mungkin
    masyarakatnya telah peduli dengan
    lingkungan. Karena mendengar pembicaraan
    orang disekitar sungai. Temannya langsung
    berbelok arah menuju Rafi dan meliriknya, dia
    sadar apa yang dilakukan Rafi itu benar. Dia
    meminta maaf kepada Rafi karena telah
    mematahkan semangat dan menuduh Rafi
    yang tidak-tidak.

    Temannya, sadar akan pentingnya mencintai
    lingkungan. Sekarang ia bersama Rafi tiap sore
    membersihkan sampah, Rafi bahagia karena
   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30   31