Simulasi Kesiapsiagaan Bencana

Simulasi Kesiapsiagaan Bencana

     

     Dalam rangka memperingati Hari Kesiapan Bencana (HKB) di Daerah Istimewa Yogyakarta, pemerintah DIY menghimbau untuk melaksanakan simulasi evakuasi bencana secara serentak sesuai potensi, bahaya, serta kerentanan yang paling tinggi. Simulasi bencana yang dilakukan SD Muh. Al Mujahidin Wonosari kali ini adalah simulasi bencana Gempa. Kejadian Gempa yang tidak dapat diprediksi waktu dan lokasinya sangat berpotensi melanda wilayah yang memiliki tingkat kerentanan tinggi, salah satunya adalah Pulau Jawa. Oleh karena itu masyarakat khususnya anak-anak perlu disiagakan untuk menghadapi bencana tersebut, melalui pelatihan simulasi kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana Gempa Bumi. 

     Simulasi kesiapsiagaan bencana ini dilaksanakan pada Jumat, 26 April lalu. Pelaksanaan simulasi melibatkan sekitar 660 Siswa/Siswi dan 60 dewan guru dan karyawan SD Muh. Al Mujahidin. Simulasi dimulai pada pukul 09.00 dengan dibunyikannya sirine bencana. Sirine tersebut berbunyi selama 1 menit. Seluruh aktivitas di dalam ruangan yang sedang berlangsung dihentikan, seluruh guru mengkondisikan siswanya dan semua siswa diminta untuk mengambil posisi berjongkok dan berlindung di bawah meja, serta melindungi kepala dengan menggunakan tas/buku yang letaknya jauh dari jendela atupun lemari. Kemudian semua yang berada di ruangan, dievakuasi keluar menuju titik kumpul yaitu lapangan sebelah barat. Alhamdulillah seluruh siswa sangat kooperatif dalam melakukan kegiatan ini. Semoga dapat menambah pengetahuan dan kesiapan siswa jika sewaktu-waktu terjadi bencana gempa.

#SiapUntukSelamat#KitaJagaAlamJagaKita#BudayaSadarBencana#HKB2019