Perlu kita ketahui bahwa setiap 2 menit seorang wanita di dunia meninggal karena kanker serviks, dan setiap 1 jam seorang wanita di Indonesia meninggal karena kanker serviks. Kanker serviks adalah penyakit yang menyebabkan kematian terbanyak di Indonesia. Karena sampai sekarang belum ditemukan obatnya, namun ada cara pencegahannya, yaitu dengan cara imunisasi HPV.
Menurut Dr. R. Sutomo (RS Sarjito), imun adalah upaya menimbulkan kekebalan tubuh terhadap penyakit. Tujuan imun yaitu untuk melindungi tubuh dari penyakit, menurunkan kejadian penyakit, dan eliminasi penyakit. Selain imun, ada juga vaksin, yang mengandung etil merkuri (etil mercuri) bukan metil merkuri (berbahaya). Disamping pemberian imun dan vaksin, ada beberapa pencegahan yang dapat dilakukan
- Pencegahan Primer; Sebelum terjadi infeksi HPV, dengan vaksinasi dan edukasi.
- Pencegahan Sekunder; Deteksi sejak dini kanker serviks dan pemeriksaan PAP smear (Pengecekan Laboratorium). Kalau yang belum pernah melakukan hubungan seks dilakukan vaksinasi sedangkan yang sudah pernah berhubungan seks dipastikan dulu melalui uji lab (jika hasilnya negatif dapat dilakukan vaksinasi sedangkan jika hasilnya positif terkena virus HPV harus segera diobati).
- Pencegahan Tersier; Hindari komplikasi lebih lanjut/penyebaran.
Menyikapi hal ini, maka SD Muh. Al-Mujahidin bekerjasama dengan WHO dan Kementrian Kesehatan (Kemenkes) DIY, sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.02.02/ MENKES/489/2016 melaksanakan program pemberian imunisasi HPV di SD Muh. Al-Mujahidin. Biaya imunisasi HPV mandiri adalah sebesar Rp. 750.000,-. Namun untuk program ini pemerintah sudah menganggarkan untuk imunisasi HPV tersebut. Vaksin HPV ini dijamin aman dan tidak ada unsur babi. Adapun target dari program imunisasi HPV ini adalah siswi-siswi kelas V.
Program imunisasi HPV di DIY diintegrasikan dalam program BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah), dan diberikan 2 kali dengan dosis 0,5 ml untuk siswi SD kelas V. Pemberian imunisasi ini adalah melalui suntikkan di lengan atas. Keefektifan Imunisasi HPV ini akan memberikan proteksi 98 – 100% terhadap penyakit HPV dan perlindungan berlangsung seumur hidup.
Alhamdulillah, program imunisasi HPV di SD Muh. Al Mujahidin telah terlaksana pada Kamis 25 OKtober 2018, pukul 09.00-12.00 WIB. Semua berjalan lancar, karena siswi-siswi yang imunisasi cukup kooperatif dan antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Mereka mau bekerjasama dengan baik, guna menuju Wanita Indonesia yang Sehat, dan bebas kanker Serviks. Dengan begitu, semoga harapan dari pihak Kemenkes dan sekolah serta tujuan diadadakannya program ini dapat tercapai. Amin ya Robbal'alamin