Oleh: Ahmad Abduh Haqi
Area Manager Honda 'Nusantara Sakti'
Sepeda motor merupakan transportasi pilihan masyarakat karena fungsinya yang mudah dan murah. Dari kalangan muda sampai tua, dari kelas ekonomi bawah sampai kelas atas, semua menggunakan sepeda motor. Bahkan hampir disetiap rumah memiliki lebih dari satu sepeda motor. Sepeda motor menjadi alat transportasi utama untuk aktifitas keseharian, seperti bekerja, berdagang, maupun antar jemput anak kesekolah. Karena banyaknya pengguna sepeda motor, angka kecelakaannya juga tinggi. Sebanyak 1,25 juta orang di dunia meninggal akibat kecelakaan lalu lintas setiap tahunnya. Dan hampir 75% dari angka tersebut adalah pengguna sepeda motor. Pada kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan kematian, salah satu penyebabnya karena luka di kepala pada pengendara sepeda motor. Risiko itu bisa berkurang 40% dengan menggunakan helm yang benar.
Untuk meningkatkan keamanan dan mengurangi risiko kecelakaan dalam penggunaan sepeda motor, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terutama kita sebagai orang tua dalam aktivitas antar jemput anak kesekolah.
- Pakai riding gear sesuai standar
Menggunakan sepeda motor baik jarak dekat maupun jarak jauh harus mengenakan riding gear sesuai standar. Seperti helm, jaket, sarung tangan, dan sepatu yang aman. Sematkan juga perlengkapan tersebut kepada anak supaya sama-sama nyaman saat berkendara. Penggunaan helm juga harus dipastikan sampai bunyi 'klik'.
- Tempatkan posisi berkendara yang benar
Orangtua jangan membiasakan menaruh anak di depan saat mengendarai sepeda motor. Untuk lebih amannya anak-anak diapit di bagian tengah dan pastikan mengajak pendamping yang bisa melindunginya. Jangan lupa pijakkan kedua kaki pada footstep untuk menjaga keseimbangan badan. Pastikan anak berpegang erat pada pinggang atau perut pengendara
- Patuhi rambu-rambu lalu lintas
Menerobos lampu merah atau melawan arus sangat berisiko terjadinya kecelakaan, mengganggu pengendara lainnya, dan merupakan bentuk pelanggaran lalu lintas. Yang terpenting, pengendara juga dapat mengajarkan anak untuk patuh terhadap aturan berlalu lintas yang sudah ditetapkan.
- Berhenti saat hujan deras
Jangan memaksa untuk berkendara saat hujan deras. Pastikan anak-anak terlindung dari hujan dan berhentilah di tempat yang aman. Jika hanya gerimis bisa menggunakan jas hujan untuk melanjutkan perjalanan. Yang terpenting perhatikan kesehatan anak karena anak lebih mudah sakit dan menghindarkan dari risiko lainnya.