SD Muh. Al Mujahidin Wonosari memiliki program outing class yang merupakan salah satu di antara kegiatan dan proses pembelajaran yang inovatif. Melalui kegiatan Outing Class peserta didik dapat mengunjungi obek-obyek nyata yang relevan dengan materi pembelajaran sehingga peserta didik lebih mudah menyerap pengetahuan, mendapat pengalaman belajar yang menyenangkan dan mengesankan pada dirinya.
Outing class yang diikuti oleh seluruh siswa kelas 4 BOSE SD Muh. Al Mujahidin ini dilakukan di Museum Dirgantara, Monumen Jogja Kembali, dan Jogja Bay. Outing class dilakukan pada hari Kamis, 14 Maret 2019. Diawali dengan pembekalan dari bapak Andar Jumailan selaku kepala SD Muh. Al Mujahidin Wonosari kepada seluruh siswa dan guru pendamping, rombongan berangkat dari sekolah pukul 07.00.
Dalam perjalanan menuju ketiga objek kunjungan tersebut, anak anak terlihat sangat antusias dan gembira. Meskipun beberapa dari mereka ada yang mabuk saat perjalanan di bus, semangat mereka untuk mengetahui hal baru tidak luntur. Bahkan beberapa dari mereka terlihat antusias dengan melontarkan beberapa pertanyaan kepada guru pendamping terkait objek yang akan dikunjungi.
Museum Dirgantara adalah tujuan pertama rombongan outing class. Di sana, anak - anak menemukan pengetahuan baru mengenai foto tokoh - tokoh sejarah serta diorama peristiwa sejarang Angkatan Udara Indonesia. Sejumlah pesawat tempur dan replikanya juga terdapat di museum ini yang kebanyakan berasal dari masa Perang Dunia II. Setelah anak - anak puas melihat - lihat, mencari informasi, dan berfoto, rombongan kemudian berpindah menuju objek kedua, yaitu di Monumen Jogja Kembali (Monjali).
Monumen Jogja Kembali yang memiliki bentuk unik seperti kerucut adalah objek kedua yang dikunjungi rombongan outing class SD Muh. Al Mujahidin Wonosari. Di Monjali, rombongan disambut dengan pertunjukan sejarah kemerdekaan RI di sebuah ruangan yang mirip seperti bioskop mini. Setelah rombongan disuguhi film perjuangan bersejarah, dilanjutkan kunjungan di tiap sudut ruangan yang berisi realia, replika, foto, dokumen, heraldika, berbagai jenis senjata, bentuk evokatif dapur umum dalam suasana perang kemerdekaan, serta tandu dan dokar yang pernah digunakan oleh Panglima Besaar Jenderal Soedirman. Setelah anak - anak mendapat berbagai informasi penting dari objek ini, kemudian mereka menikmati makan siang dan shalat berjamaah.
Perjalanan rombongan dilanjutkan menuju Jogja Bay. Di objek ini, anak - anak belajar banyak tentang air dan manfaatnya di Museum Air, Water For Life. Di museum air, rombongan outing class SD Muh. Al Mujahidin Wonosari mendapatkan informasi mengenai pentingnya air sebagai elemen utama yang dibutuhkan oleh manusia. Mereka mendapatkan banyak informasi mengenai proses terbentuknya air, fungsi air bagi seluruh makhluk hidup, dan juga peristiwa bersejarah mengenai tempat pengaliran air terbesar di Yogyakarta yaitu Selokan Mataram. Seusai kunjungan di Museum Air, rombongan kemudian menikmati wahana permainan air, waktu yang paling ditunggu - tunggu. Anak - anak terlihat sangat gembira menikmati wahana permainan air.
Tak terasa, waktu berlalu, waktu sudah menunjukkan pukul 15.30, anak - anak pun bergegas mengantre di kamar mandi umum untuk bersih diri. Setelah bersih diri mereka kemudian menikmati aneka kuliner yang disajikan di sekitar lokasi Jogja Bay. Beberapa dari mereka terlihat bergerombol, ada pula yang hanya berdua atau sendiri saat membeli sajian makanan di Jogja Bay. Tepat pukul 17. 15 rombongan pun melakukan perjalanan pulang. Dan Alhamdulillah, kurang lebih pukul 18.15 rombongan sampai di sekolah dengan sehat selamat tanpa halangan yang berarti.
Dengan diadakannya outing class ini, anak - anak juga dilatih dalam bertanggungjawab terhadap barang bawaan mereka. Mereka juga berlatih bagaimana bersosialisasi dengan orang yang belum mereka kenal sebelumnya. Berlatih untuk membelanjakan uang saku dengan bijak, serta belajar untuk berbagi.
Reporter: Ani Dwi Astuti, S.Pd.