Menjadi Guru yang Menyenangkan, Profesional, dan Melek Media

Menjadi Guru yang Menyenangkan, Profesional, dan Melek Media

 

Materi ini disampaikan pada Talkshow dalam rangka:

'Penutupan KKN PPM dan Magang 3 Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ)'

Sabtu, 13 Oktober 2018

 

Oleh Pembicara:

1. Dr. Sri Imawati, M.Pd. (Dosen UMJ)

2. Khaerunnisa, M.Pd. (Dosen UMJ)

3. Rahmita Nurul Muthmainah, M.Sc., M.Pd. (Dosen UMJ)

4. Nurbaiti Widyasari, M.Pd. (Dosen UMJ)

5. Kisworo, M.Pd. (Perwakilan Dinas Pendidikan Kab.Gunung Kidul)

 

Intisari Materi Talkshow

       Untuk menjadi guru yang menyenangkan, ada beberapa hal yang harus dimiliki oleh seorang guru yaitu:

- Harus jadi diri sendiri, artinya memiliki karakter/ciri khas tersendiri.

   Misalnya, ciri khas dalam model baju seragam, intonasi suara atau cara mengajar.

- Mudah bergaul, baik dengan rekan sesama guru atau pun dengan siswa siswi.

- Ramah dan suka tersenyum.

- Pandai merawat diri, baik dalam hal kebersihan ataupun penampilan.

- Mendekati siswa, proaktif dan tidak menghakimi.

Sehingga dengan mampu menjadi guru yang menyenangkan, maka otomatis akan muncullah suasana belajar yang menyenangkan, yakni dapat dilakukan dengan cara:

- Memahamkan siswa dengan materi-materi pembelajaran yang ada.

- Membahagiakan siswa, dengan tidak perlu marah.

- Menyenangkan siswa dan diri sendiri.

- Tidak kaku.

- Memiliki banyak metode pembrlajaran yang menarik.

- Menjadikan suasana kelas yang menyenangkan.

         Dalam mendukung metode pembelajaran yang menarik, guru harus mampu melek terhadap perkembangan media. Tidak hanya media belajar dalam bentuk alat tulis dan buku pelajaran saja, namun guru di zaman sekarang harus mampu membuat media yang bersifat permanen yaitu dengan menggunakan IT. Salah satu manfaat penggunaan IT ini adalah, misalnya ketika terjadi bencana dimana semua alat-alat belajar dan mengajar bahkan gedung sekolah bisa hancur dan habis seketika. Dan ini akan menjadi penghambat berlangsungnya pembelajaran di sekolah. Namun ketika ada IT yang dimanfaatkan, pembelajaran jarak jauh bisa dilaksanakan. Sehingga pembelajaran untuk siswa masih bisa berlangsung sebagaimana mestinya. Apalagi sekarang kita hidup di zaman milenial dimana semua siswa sudah mampu mengoperasikan handphone, bahkan bermain handphone sudah menjadi kebiasaan mereka sehari-hari. Jadi dengan memanfaatkan keadaan tersebut, kita sebagai guru bisa membuat metode pembelajaran dengan memanfaatkan aplikasi-aplikasi dalam handphone, misalnya dalam memberikan PR atau tugas-tugas lainnya. Maka dari itu guru harus terampil dalam membuat media pembelajaran dan juga cerdas dalam menggunakannya. 

           Untuk isu-isu pendidikan di Kab. Gunung Kidul, menurut bp. Kisworo, pendidikan di Gunung Kidul sudah termasuk melek akan media terbukti dengan diperolehnya 'Ki Hajar Award' pada bulan lalu. Penerimaan PPDB pun sudah melalui online dengsn sistem zonasi. Dan untuk keprofesionalan guru-guru di Kab. Gunung Kidul insyaallah sudah tidak diragukan lagi.