Oleh: Atika Mutia Putri
Siswi SD Muhammadiyah Al-Mujahidin Wonosari Kelas 5 Brilliant
Halo teman-teman, hari ini kita sudah memasuki bulan November lho. Dan di bulan ini, ada peringatan besar untuk kita sebagai bangsa Indonesia, yaitu tanggal 10 November yang merupakan Hari Pahlawan. Salah satu pahlawan favoritku adalah Ki Hajar Dewantara.
Ki Hajar Dewantara lahir pada tanggal 02 Mei tahun 1889. Ki Hajar Dewantara merupakan pahlawan pendidikan. Beliau lahir di Kadipaten Pakualaman, Yogyakarta. Nama kecil Ki Hajar Dewantara adalah Raden Mas Soewardi Soejaningrat. Beliau lahir dari keluarga bangsawan. Ki Hajar Dewantara merupakan orang yang bergerak di bidang kemerdekaan Indonesia, kolumnis, politisi, dan juga pelopor pendidikan bagi para pelajar Indonesia agar bangsa Indonesia saat itu bisa terbebas dari penjajahan Belanda. Ki Hajar Dewantara mendirikan sebuah perguruan Taman Siswa yang bertujuan supaya rakyat jelata dan pribumi juga bisa mendapatkan pendidikan untuk melawan para penjajah.
Pendidikan Ki Hajar Dewantara bermuladari ELS yaitu sekolah dasar untuk anak bangsawan, anak Eropa atau Belanda. Setelah berada di ELS, Ki Hajar Dewantara kembali bersekolah di Stovia. Stovia adalah sekiolah pendidikan kedokteran yang ada di Batavia. Ki Hajar Dewantara tidak sampai selesai di Stovia karena beliau sedang menderita sakit pada masa tersebut. Pada saat itu Ki Hajar Dewantara pernah membuat koran yang berjudul Koem Moeda, Tjahaja Timoer, dan Oetoesan Hindia, dari hasil jurnalisnya. Ki Hajar Dewantara memiliki sikap keras tetapi tidak kasar. selain itu Ki Hajar Dewantara juga memiliki sikap pekerja keras, pantang menyerah, rela berkorban demi bangsa, dan pemberani.
ING NGARSO SUN TULODHO
ING MADYO MANGUN KARSO
TUT WURI HANDAYANI
Teks tersebut merupakan semboyan dari Ki Hajar Dewantara.
Ki Hajar Dewantara meninggal pada tanggal 26 APril 1959 di Yogyakarta. Ki Hajar Dewantara dimakamkan di Taman Wijaya. Jasa Ki Hajar Dewantara di bidang pendidikan selalu dikenang, maka setiap tanggal 02 Mei di peringati sebagai hari pendidikan Nasional. Sikap Ki Hajar Dewantara patut di contoh untuk masyarakat agar bisa lebih maju dan damai. Kita harus menghormati jasa pahlawan dengan cara:
1. Rajin belajar
2. Menghormati Orang lain
3. Hidup Rukun
Mari teman-teman semua kita teruskan jasa-jasa para pahlawan dengan rajin belajar agar menjadi anak bangsa yang berguna bagi Negara.