SD MUHAMMADIYAH AL MUJAHIDIN WONOSARI

Jl. Mayang, Gadungsari, Wonosari, Gunungkidul

membangun kecerdasan dan keshalehan

SD Mujahidin Meraih Medali Emas dan Perak dalam Ajang Internasional.

Senin, 28 Oktober 2019 ~ Oleh Meidia Fithri ~ Dilihat 37 Kali

 

Peserta ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR) SD Muh. Al Mujahidin Wonosari yang telah mengirimkan 2 timnya, berhasil menorehkan prestasi di tingkat internasional, yakni The 6th IYIA (International Young Inventors Award) 2019 yang telah berlangsung mulai tanggal 9-12 Oktober 2019 lalu, di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Tim 1 yang beranggotakan Brahmanta Dzaky Aryaputra, siswa kelas 5S dan Rahmadani Nuristyani, siswi kelas 6B. Sedangkan tim 2 ada Fahita Inasa Mumtazah, siswi kelas 5E dan Alina Myreen Aurella Andoko, siswi kelas 6S. Event Internasional mengukir prestasi yang sangat membanggakan. Dua tim dari SD Muh. Al Mujahidin ini telah bersaing dengan 250 tim yang berasal dari 17 negara, dan alhamdulillah kedua tim mendapatkan hati dari para juri sekalian.

Karya ilmiah remaja yang diangkat tim 1 adalah CFF (Coconut Fiber Foam) Bio Foam as Subtitute for Food Packaging Made from Dangerous StyrofoamsCoconut Fiber Foam berbahan dasar serabut kelapa sebagai pengganti sterofom. Karena seperti kita tahu sterofom adalah bahan tempat makan tidak sehat yang berbahaya bagi tubuh kita dan dapat memicu penyakit kanker. Serabut kelapa banyak mengandung serat dan mudah ditemukan keberadaannya, tetapi belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat sekitar. Selain itu bahan ini juga aman karena mudah terurai sehingga penemuan ini dapat dijadikan solusi untuk membuat tempat makan sehat dan baik untuk lingkungan. Dan penemuan ini berhasil meraih Medali Perak pada event tersebut.

Sedangkan Tim 2 kali ini mengangkat Suction Jelly Leaves (Keningkir): Healthy Snack with Higher Nutrition to Increased Children Appetite. Dewasa ini anak-anak banyak yang mengalami kesulitan makan, mereka memilih-milih makanan dan lebih menyukai makanan ringan yang tidak memperhitungkan nutrisi didalamnya. Sehingga dalam jangka panjang, akan memberikan dampak buruk bagi anak. Berdasarkan hal ini tim 2 memberikan solusi melalui penemuannya yang menggunakan Jeli berbahan dasar Keningkir. Didalam tanaman Keningkir banyak mengandung senyawa fenolik, flavonoid, vitamin C, dan β-karotin yang dapat berperan sebagai peningkat nafsu makan dan meningkatkan kerja pencernaan sehingga dapat memperbaiki performa, sehingga melaui penemuan ini anak-anak tetap bisa memakan makanan ringan tetapi bernutrisi tinggi. Berdasarkan permasalahan dan solusi yang ditemukan tim 2  tersebut, berhasil menyentuh hati para juri sekalian, sehingga tak tanggung-tanggung tim 2 pun meraih Medali Emas pada event internasional ini.

Diucapkan Jazakumullah Khairan Katsiiro untuk semua pendukung, keluarga besar SD Muh. Al Mujahidin Wonosari, wali murid , dan seluruh stake holder yang mendukung dan mendoakan. Serta juga untuk para pembimbing sekalian yakni Ustadzah Farida Nuriyatun, S.Pd.Ustadzah Iis Ani Safitri, S.Pd., Ustadzah Etik Sribinarti, S,Pd., dan Ustadzah Yunita Trihastuti, S.Pd. 

Semoga Allah SWT membalas kebaikan semuanya dan SD Muh. Al Mujahidin semakin terpacu untuk dapat mengukir prestasi yang lebih membanggakan lagi. SD Mujahidin Jaya...

 

berani disini berani berprestasi

 

 

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT