SD MUHAMMADIYAH AL MUJAHIDIN WONOSARI

Jl. Mayang, Gadungsari, Wonosari, Gunungkidul

membangun kecerdasan dan keshalehan

TIM KIR SD MUH. AL MUJAHIDIN KEMBALI UNJUK GIGI DI EVENT INTERNASIONAL

Selasa, 08 Oktober 2019 ~ Oleh Meidia Fithri ~ Dilihat 278 Kali

 

Peserta ekstra kurikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR) SD Muh. Al Mujahidin Wonosari tahun ini kembali akan berkompetisi mempersembahkan hasil penelitiannya pada lomba tingkat internasional. Tak tanggung-tanggung, tahun ini SD Muh. Al Mujahidin mengirimkan 2 tim sekaligus. Tim 1 beranggotakan Brahmanta Dzaky Aryaputra, siswa kelas 5 dan Rahmadani Nuristyani, siswi kelas 6. Sedangkan tim 2 ada Fahita Inasa Mumtazah, siswi kelas 5 dan Alina Myreen Aurella Andoko, siswi kelas 6. Mereka akan mengikuti event The 6th IYIA (International Young Inventors Award) 2019 yang berlangsung mulai tanggal 9-12 Oktober 2019, di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Tim dari SD Muh. Al Mujahidin ini akan bersaing dengan 250 tim yang berasal dari 17 negara.

Hasil penelitian yang diangkat dalam lomba kali ini adalah CFF (Coconut Fiber Foam) Bio Foam as Subtitute for Food Packaging Made from Dangerous Styrofoams, yang diangkat oleh Tim 1. Coconut Fiber Foam berbahan dasar serabut kelapa sebagai pengganti sterofom. Karena seperti kita tahu sterofom adalah bahan tempat makan tidak sehat yang berbahaya bagi tubuh kita dan dapat memicu penyakit kanker. Serabut kelapa banyak mengandung serat dan mudah ditemukan keberadaannya, tetapi belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat sekitar. Selain itu bahan ini juga aman karena mudah terurai sehingga penemuan ini dapat dijadikan solusi untuk membuat tempat makan sehat dan baik untuk lingkungan.

Sedangkan Tim 2 kali ini mengangkat Suction Jelly Leaves (Keningkir): Healthy Snack with Higher Nutrition to Increased Children Appetite. Dewasa ini anak-anak banyak yang mengalami kesulitan makan, mereka memilih-milih makanan dan lebih menyukai makanan ringan yang tidak memperhitungkan nutrisi didalamnya. Sehingga dalam jangka panjang, akan memberikan dampak buruk bagi anak. Berdasarkan hal ini tim 2 memberikan solusi melalui penemuannya yang menggunakan Jeli berbahan dasar Keningkir. Didalam tanaman Keningkir banyak mengandung senyawa fenolik, flavonoid, vitamin C, dan β-karotin yang dapat berperan sebagai peningkat nafsu makan dan meningkatkan kerja pencernaan sehingga dapat memperbaiki performa, sehingga melaui penemuan ini anak-anak tetap bisa memakan makanan ringan tetapi bernutrisi tinggi.

Ekstrakurikuler KIR SD Muh. Al Mujahidin ini dibimbing oleh Ustadzah Farida Nuriyatun, S.Pd., Ustadzah Iis Ani Safitri, S.Pd., Ustadzah Etik Sribinarti, S,Pd., dan Ustadzah Yunita Trihastuti, S.Pd. Kegiatan ekstrakurikuler KIR yang dilaksanakan di sekolah secara rutin seminggu sekali ini, dilakukan melalui serangkaian kegiatan yang menghasilkan karya ilmiah. KIR ditujukan untuk memberikan wadah bagi siswa yang memiliki rasa ingin tahu tinggi sehingga potensi dirinya bisa dikembangkan secara maksimal. Selain itu siswa dapat mengembangkan kreativitas, ilmu pengetahuan dan teknologi pada masa kini maupun masa yang akan datang.

Mohon doa restu bapak/ibu semua, semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan, kelancaran dan hasil yang terbaik untuk siswa kami. Atas doa restunya diucapkan terima kasih.

 

 

 

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT