SD MUHAMMADIYAH AL MUJAHIDIN WONOSARI

Jl. Mayang, Gadungsari, Wonosari, Gunungkidul

membangun kecerdasan dan keshalehan

Perjalanan Mengedukasi di Tiga Negara Tetangga dalam Program Student Exchange

Kamis, 03 Oktober 2019 ~ Oleh Meidia Fithri ~ Dilihat 378 Kali

 

            Empat belas siswa siswi SD Muh. Al Mujahidin beserta dua pembimbing, telah mengikuti program Student Exchange (Studex) di tiga negara tetangga, yaitu Singapura, Malaysia dan Thailand. Bersama tiga sekolah lainnya dari Indonesia, yakni SD Muh. Bodon dan SD Muh. Wirobrajan 3 Yogyakarta perjalanan dimulai pada tanggal 23 September dan berakhir pada 1 Oktober 2019. Tujuan dari program ini, selain untuk mengedukasi siswa siswi yang menjadi peserta, juga untuk menjalin silahturahmi dan kerjasama antara SD Muh. Al Mujahidin dengan beberapa sekolah di Perak dan Kedah, Malaysia.

Pada hari pertama tiba di Singapura, program yang dilaksanakan adalah mengunjungi NEWater untuk belajar tentang isu lingkungan dan sumber daya alam. NEWater merupakan perusahaan pengelolaan air yang terbaik di dunia. Secara sederhana, NEWater ialah air buangan (waste water) yang dibersihkan lewat serangkaian proses hingga hasil akhirnya aman dikonsumsi manusia dan untuk kebutuhan industri. Melalui pelajaran ini, diharapkan dapat menumbuhkan sikap kepedulian terhadap lingkungan bagi peserta Studex. Selanjutnya tim Studex mengunjungi National Library of Singapura. Perpustakaan ini dibangun dengan design bangunan yang modern, membuat siswa siswi betah membaca buku di dalamnya. Kunjungan ini bertujuan selain untuk mengenali suasana perpustakaan di negara asing, juga untuk lebih mengembangkan kemampuan literasi siswa. Dan kunjungan terakhir di negara Singa ini adalah Nanyang Technological University (NTU), atau disebut juga sebagai School of Art, Design and Media. Universitas ini memiliki bentuk gedung yang unik, sehingga tim Studex pun tak mau ketinggalan untuk mengabadikan moment di depan gedung ini. Mengenal salah satu perguruan tinggi di negara Singapura, dapat dijadikan referensi bagi siswa siswi tim Studex jika ingin melanjutkan pendidikan ke negara asing.

            Setelah mengeksplor tempat-tempat edukasi di Singapura, perjalanan tim Studex dilanjutkan ke negara Malaysia. Di negara yang memiliki Twin Tower ini, tim Studex bertemu dengan enam Sekolah Berprestasi Tinggi (SBT) yang berlokasi di kota Perak Malaysia, yakni Syeikh Mohd Idris Al-Marbawi, Sultan Idris II Kuala Kangsar, SJK (C) Tsung Wah, Sekolah Kebangsaan (SK) Padang Ampang, Sekolah Kebangsaan (SK) Pos legap Sungai Siput (U), dan Sekolah Kebangsaan (SK) Sauk. Pada pertemuan yang bertempat di Sekolah Kebangsaan (SK) Sultan Idris II, Kuala Langsar, Perak Darul Ridzuan, Malaysia ini dilaksanakan program pertukaran budaya. Setiap sekolah dari masing-masing negara memberikan pertunjukan ciri khas budaya mereka. Selain itu dibentuk kelompok-kelompok belajar yang mana anggotanya bercampur dari berbagai sekolah negara Indonesia dan Malaysia. Selain silahturahmi, belajar kelompok ini juga dapat membuka wacana anak untuk dapat membuka diri untuk orang-orang dari negara asing. Pertemuan ini terlaksana pada tanggal 25-26 September 2019. Pada hari itu terjadi pula Letter of Understanding (LoU) antara SD Muh. Al Mujahidin dengan enam sekolah tersebut. Tahniah dan Syabas pun diberikan kepada SD Muh. Al Mujahidin yang telah menyertai “Program Pertukaran Budaya dan Jalinan Mahabbah Bersama Sekolah-Sekolah di Daerah Kuala Langsar, Perak, Malaysia”.

Dan destinasi negara terkahir yang menjadi bagian program Studex tahun ini adalah  kota Hat Yai Thailand. Bertolak dari Malaysia ke Hat Yai- Thailand kurang lebih memakan waktu 8,5 jam perjalanan darat. Walaupun cukup melelahkan, tetapi tiba di Islamic School Thailand, tim Studex disuguhkan dengan pertunjukan budaya sehingga cukup mengobati rasa lelah selama perjalanan. Melihat budaya sekolah Islam di Thailand, juga mengenal sistem pendidikannya. Tak lupa tim Studex mengekplor beberapa destinasi wisata di negara yang dijuluki negeri Gajah Putih tersebut.

Tidak cukup sampai disitu Tim Studex kembali ke Malaysia menuju kota Kedah. SK Dato’ Wan Kemara adalah tujuan sekolah yang ingin dikunjungi. Salah satu program tim Studex di kota ini adalah “The Second International ASEAN in Community Programme (IAICP)”. Dalam program ini terjadi pertukaran budaya untuk menjalin ukhuwah dari berbagai negara. Siswa terlibat aktif dalam setiap kegiatan sehingga setiap siswa diberikan sertifikat penghargaan yang dikeluarkan resmi dari Jabatan Pendidikan Negeri Kedah, Kementrian Pendidikan Malaysia. Sekolah Kebangsaan Dato’ Wan Kemara juga mengadakan Letter of Understanding dengan SD Muh. Al Mujahidin Wonosari. LoU ini bertujuan untuk mengembangkan program pendidikan antar sekolah, bekerja sama dalam mempelajari teknologi, sains, bahasa inggris dan sosial, meningkatkan pemahaman sosial budaya dan teknologi informasi, mendukung target kementrian pendidikan Indonesia dan Malaysia serta diharapkan terjalin kerjasama internasional yang baik, yang dapat meningkatkan sistem dan program pendidikan di masing-masing sekolah. Setelah ekplore Kuala Lumpur, perjalanan program Student Exchange berakhir pada 1 Oktober 2019. Tim Studex kembali ke Yogyakarta dengan perasaan senang dan bangga karena melalui program ini, banyak mendapatkan pengalaman dan pembelajaran yang sangat mengedukasi.

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT