SD MUHAMMADIYAH AL MUJAHIDIN WONOSARI

Jl. Mayang, Gadungsari, Wonosari, Gunungkidul

membangun kecerdasan dan keshalehan

Berlibur Bersama Kakak yang Menginspirasi

Rabu, 24 Juli 2019 ~ Oleh Meidia Fithri ~ Dilihat 265 Kali

 

Oleh: Qudwa Athfa Syahida

Siswi SD Muh. Al Mujahidin Wonosari, Kelas 4 Smart

 

Assalamu’alaikum. Namaku Qudwa ‘Athfa Syahida. Kali ini aku akan menceritakan pengalaman liburan bersama Kakak. Aku mempunyai seorang Kakak bernama Fatiha Aura Syahida. Sekarang Kakak duduk di kelas VIII di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Ibnu Abbas Klaten. Liburan kali ini kami lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Aku banyak belajar dari Kakak saat liburan kemarin. Saat Ayah dan Bunda pergi, Kakak selalu menjagaku dengan baik. Kakak menjagaku dengan cara mengajariku banyak hal.

Yang sering Kakak ajarkan ke padaku adalah pelajaran bahasa Arab. Aku kira bahasa Arab itu susah, ternyata setelah dipelajari bahasa Arab itu mudah dan menyenangkan. Kakak juga mengajariku cara menghafal Al-Qur’an dengan baik. Baru satu tahun di pondok, Kakak sudah mampu menghafalkan 5 juz Al Qur’an.  Kakak selalu memotivasiku agar mempunyai target hafalan dan harus melebihi Kakak. Kakak pernah meraih medali perunggu diajang International Olympiad Qur’an, Art and Technology bidang Musabaqah Hifdzil Qur’an di Bandung tahun 2017. Itu juga yang selalu memotivasiku untuk bisa seperti Kakak. Bisa membanggakan Ayah dan Bunda. Setelah sholat Maghrib biasanya aku menghafalkan Al Qur’an bersama Ayah atau Bunda. Tapi saat liburan ini, Kakak yang mengajari dan mengecek hafalanku. Kalau salah makhrojul hurufnya Kakak langsung membenarkan.

Selain pintar membaca dan menghafalkan Al Qur’an, Kakak juga  pintar sains. Ketika duduk di kelas V SD Muhammadiyah Al Mujahidin, Kakak mampu mengikuti seleksi OSN sampai tingkat propinsi. Suatu hal yang sangat menginspirasi, bahwa di samping belajar ilmu agama ilmu pengetahuan dunia juga diperlukan. Ada pepatah mengatakan “berusahalah untuk akhiratmu seakan-akan kamu akan mati besuk, dan berusahalah untuk duniamu seakan-akan kamu akan hidup selamanya“. Selain mengajari sains, Kakak juga mengenalkan pelajaran yang baru diterimanya di pondok, seperti Fiqih. Suatu pelajaran yang menurutku sangat susah, karena semuanya menggunakan tulisan arab tanpa harokat atau arab gundul.

Kakakku adalah orang yang sangat penyayang dan suka membantu kesulitan orang lain. Kakak juga senang berbagi sesuatu dengan orang lain, terutama makanan. Pernah Kakak membawa makanan ke sekolah, tapi belum sampai dimakan, makanan itu sudah habis. Kakakku juga jarang sekali marah. Kami lebih banyak bercanda bila bertemu. Ketika pertama kali masuk pondok, Kakak tidak punya teman karena yang dari Gunungkidul hanya Kakak sendiri. Walaupun berat, tapi Kakak menjalaninya dengan ikhlas demi Ayah dan Bunda. Suatu saat nanti Kakak pasti akan menyadari betapa sayang dan bangganya kami kepada Kakak. “Tuhan menaruhmu ditempat sekarang bukan karena kebetulan. Orang hebat tidak dihasilkan melalui kemudahan, kesenangan dan kenyamanan. Mereka dibentuk melalui kesukaran, tantangan dan air mata”, itulah kata-kata motivasi yang Kakak tempelkan di Al Quran untuk memotivasinya tetap kuat di pondok. Tetap semangat dalam belajar dan menghafalkan Al Qur’an ya kak... tetaplah jadi inspirasi untuk adikmu. Kakak bisa, aku juga bisa !

 

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT