SD MUHAMMADIYAH AL MUJAHIDIN WONOSARI

Jl. Mayang, Gadungsari, Wonosari, Gunungkidul

membangun kecerdasan dan keshalehan

Cara Menjaga Kesehatan di Bulan Romadhon

Jum'at, 24 Mei 2019 ~ Oleh Meidia Fithri ~ Dilihat 227 Kali

 

Oleh: dr. Trisna Hidayat

Dokter Umum RSUD Wonosari Kab. Gunungkidul

 

         Bulan ini Alhamdulillah kita memasuki bulan Romadhon, dimana bulan Romadhon adalah bulan yang penuh berkah. Amalan kita pahalanya dilipatgandakan pada bulan tersebut. Pada bulan Romadhon orang Islam diwajibkan berpuasa dan memperbanyak amalan ibadah yang lain. Puasa itu menahan dari makan dan minum juga berhubungan suami istri di siang hari. Kita juga harus bangun sahur di pagi hari dan sholat tarawih di malam hari, sehingga jam tidur berkurang.

Secara logika, tubuh kita rawan terkena dehidrasi karena kurang cairan dan tubuh kita juga kurang tidur, sehingga lebih lemah. Tapi ternyata banyak penelitian dengan puasa kita akan tambah sehat, dan terhindar dari banyak penyakit yang berbahaya.

Bila kita ingin tetap segar dan sehat ketika berpuasa ada beberapa tips sebagai berikut:

1. Jangan Melewatkan Makan Sahur

Sahur adalah seperti pengganti dari makan pagi, sehingga sangat penting untuk tubuh. Ini adalah modal awal untuk melaksanankan aktifitas fisik seharian. Melewatkan sahur berarti memperpanjang masa puasa, karena tubuh akan bergantung pada makanan sebelumnya untuk menyediakan semua nutrisi dan energi sampai waktu berbuka tiba. Biasanya ketika siang hari tubuh lebih rentan terkena dehirasi dan badan terasa lemah di siang hari. Sebaliknya, sahur yang berlebihan juga kurang baik, karena energi yang berlebihan akan diubah menjadi lemak dan meningkatkan berat badan. Sebaiknya mengakhirkan makan sahur supaya tubuh lebih siap berpuasa. Diusahakan makan buah-buahan untuk sumber vitamin dan mineral dalam tubuh dan nasi atau umbi-umbian untuk sumber karbohidrat.

2. Jangan Makan Berlebihan Saat Buka Puasa

Makan berlebihan akan membahayakan tubuh. Makan saat berbuka harus baik kandungan gizi maupun jumlahnya. Makan yang sekaligus banyak akan menimbulkan permasalahan pada pencernaan yang sudah istirahat seharian penuh. Terlalu banyak makanan yang mengandung lemak khususnya dapat mengakibatkan gangguan pencernaan dan penambahan berat badan. Jadi makan secara perlahan dan secukupnya. Kalau bisa berbuka dengan buah kurma yang mudah dicerna.

3. Kurangi Makan Gorengan, Makanan yang Asin dan Makanan yang Tinggi Gula

Ketika seharian tidak makan dan minum, pada saat berbuka biasanya kita ingin makan apa saja kesukaan kita, dan semua ingin dimakan. Namun kita harus tetap mempertahankan prinsip makanan sehat. Kurangi makanan berminyak dan goreng-gorengan dan hindarilah makanan atau hidangan yang terlalu manis. Makanan manis hanya menjadi menu pembuka saat buka puasa.Selain penambahan berat badan yang tidak sehat, mengkonsumsi lemak dan makanan manis secara berlebihan juga menyebabkan kelesuan dan kelelahan apalagi jika hanya itu saja yang dimakan. Selain itu kita juga harus membatasi asupan garam, terutama saat sahur, karena akan meningkatkan rasa haus terutama di siang hari. Karena garam akan menarik air.

Sebaiknya kita menggabungkan makanan dari semua kelompok makanan utama termasuk buah buahan dan sayuran, nasi dan lauk baik ikan maupun daging. Makanan tinggi serat selama bulan Romadhon, terutama saat sahur akan baik untuk pencernaan. Makanan dicerna lebih lambat dan akan merasa kenyang lebih lama.

4. Tidur Lebih Awal

Bila jarang melakukan sholat tahajud, maka kita akan kaget ketika bangun pagi untuk makan sahur. Agar kita merasa lebih nyaman untuk bangun sahur maka kita harus tidur lebih awal sehingga keseimbangan waktu istirahat kita tidak terganggu.

5. Minum Air yang Banyak 

Minum air yang banyak antara waktu berbuka dan sahur akan menurunkan risiko dehidrasi selama puasa. Usahakan tetap minum 8 gelas sehari antara waktu berbuka dan sahur. Cairan bisa berupa jus, susu atau air putih yang merupakan pilihan terbaik. Idealnya kita juga harus mengurangi minuman yang mengandung kafein seperti kopi, teh dan cola, karena minuman ini memiliki efek diuretik yang menyebabkan tubuh banyak kehilangan cairan karena selalu ingin buang air kecil. Makanan bergizi seimbang adalah kunci utama puasa sehat selama bulan Romadhon.

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT
  • ...

    PPMBI

    Selasa, 27 Agustus 2019